Showing posts with label Interpersonal Skill. Show all posts
Showing posts with label Interpersonal Skill. Show all posts

Saturday, June 9, 2012

Kemampuan Interaksi


¨  Kemampuan berinteraksi dengan orang lain yang meliputi :
                - Kemampuan berkomunikasi
                - Kemampuan menjalin hubungan antar manusia
                  (Human Relation)n
                - Kemampuan memahami dan meningkatkan
                  kepribadian diri dan orang lain
                - Kemampuan berpresentasi
                - Kemampuan berdiskusi
                - Kemampuan bernegosiasi
                - Kemampuan mempengaruhi orang lain
                - Kemampuan memotivasi diri dan orang lain
Definisi Komunikasi
¨  Seni untuk membuat diri anda dapat dimengerti/dipahami orang lain.
                (baca, tulis, bicara, dengar, atribut)
¨  Ketrampilan berkomunikasi selalu dijadikan UKURAN bagi efektifitas kepemimpinan.
Ketrampilan berkomunikasi meliputi :
¨  Kemampuan mendengarkan
¨  Penyampaian pesan
¨  Menilai kembali komunikasi tersebut
¨  Mengantisipasi hasil penilaian
                (agar proses berjalan runtun/berkesinambungan)
Hambatan Komunikasi :
¨  Hambatan Fisik.
¨  Hambatan Psikologis.
¨  Hambatan Semantik (tafsiran arti kata)
                Tertulis :
                Lengkap, Sopan, Jelas, Singkat, Tepat
Mengatasi Hambatan :
¨  Gunakan umpan balik
¨  Mengenal yang diajak berkomunikasi
¨  Rencanakan secara tertulis
Kunci Sukses Komunikasi :
¨  Sering berlatih
¨  Gunakan umpan balik (feed back)
¨  Kembangkan active listening
¨  Kembangkan empati
¨  Memilih saluran media yang tepat
KETEPATAN BERBUSANA :
¨  Perhatikan :
                ACARA, WARNA, MODEL
¨  Perhatikan :
                MODEL, WARNA KULIT, BENTUK TUBUH
PENERAPAN PEDOMAN NILAI BUSANA :
¨  SIANG hari    :
                NILAI BUSANA maksimum  10
¨  MALAM hari :
                NILAI BUSANA maksimum  14
PEDOMAN NILAI TIAP-TIAP BUSANA :
¨  Busana Polos                                                     : 1
¨  Busana Bercorak                                              : 2 – 3
¨  Rok / Celana Panjang – polos                      : 1
¨  Rok / Celana Panjang Bercorak  : 2 – 3
¨  Blus / Hem – Polos                                          : 1
¨  Blus / Hem Bercorak                                       : 2 – 3
¨  Jilbab Sewarna / senada                               : 1
¨  Jilbab Bercorak / Kontras                              : 2
¨  Dasi Polos                                                            : 1
¨  Dasi Bercorak                                     : 2                    
¨  Nilai Perhiasan ( tiap perhiasan)                : 1
                Bros, Cincin, Gelang, Anting, Subang, Jepit Rambut
¨  Nilai Pelengkap                                 : 1
                Kacamata, Jam Tangan, Ikat pinggang, Sepatu, Tas dll.
Human Relations :
¨  Merupakan subyek ilmu yang paling sering ditulis, dianalisa, didiskusikan dalam sejarah bisnis modern.
¨  Merupakan persoalan AKSI dan REAKSI antar manusia.
Reaksi-reaksi tersebut sebetulnya dapat diramalkan secara efektif, karena DIPENGARUHI oleh aksi-aksi/tindakan-tindakan kita sendiri.
¨  Kalau reaksi adalah hasil dari aksi maka :
artinya kita dapat mencapai suatu reaksi yang diharapkan dengan mulai melakukan aksi yang sesuai.
¨  Semakin kita mengenal seseorang semakin mudah kita meramalkan ia akan beraksi.
¨  Dalam pekerjaan normal, kita akan mencari reaksi-reaksi yang sifatnya positif, hal ini akan terbentuk apabila tercipta hubungan kerja yang efektif, sehingga perlu perencanaan dan kerja nyata yang harus diterapkan demi tercapainya “Hubungan Kerja yang Baik”.
Hubungan Tampak Luar :
¨  Sikap beradab, yaitu dengan berjabat tangan dan tersenyum ditafsirkan sebagai tanda perdamaian, suatu itikad baik, menampilkan sikap menyenangkan.
¨  Menyebut nama, untuk meyakinkan lawan bicara dengan menggunakan keberhasilan/keterkenalan orang lain.
¨  Sebaiknya secepatnya biarkan orang lain tahu siapa anda, sesungguhnya supaya mereka cepat berpijak pada aktualitas dan memantapkan hubungan teguh jangka panjang.
¨  Kita wajib mengusahakan pencapaian hubungan yang menghasilkan.




Komunikasi

K O M U N I K A S I
Kata komunikasi berasal dari kata Latin, communis (artinya sama / sama makna) dan kata communicare yang artinya membuat pengertian si pembicara dan si pendengar menjadi common atau sama sehingga tercipta interaksi di antara mereka.
Pengertian Komunikasi
Komunikasi adalah :
Ekspresi  [pikiran, perasaan, keinginan, intuisi, passion]  melalui  [cara verbal dan non verbal]  untuk dimengerti orang lain.
Understanding of mean is an objective of communication.
                          Daya komunikasi : > Komunikasi verbal 7%
                                                                > Intonasi 38%
                                                                > Bahasa tubuh 55%
Beberapa Pengertian Komunikasi :
- Passing on (meneruskan)
- Disseminate (membagikan)
- Influence (mempengaruhi)
- Transmit (mengirimkan)
- Contact (menghubungkan)
- Interaction (interaksi)
- Dialogue (dialog)
- Share (membagikan)
- To make common (menyamakan persepsi)
- Communicare (menyamakan pandangan)

Komunikasi dikatakan komunikatif apabila keduabelah pihak selain mengerti bahasa yang dipergunakan, juga mengerti MAKNA dari bahan yang dipercakapkan
KEGIATAN KOMUNIKASI  TDK  HANYA INFORMATIF [agar pihak lain MENGERTI dan TAHU] Tetapi
PERSUASIF  [agar pihak lain bersedia menerima suatu PAHAM atau KEYAKINAN,
sehingga melakukan suatu perbuatan atau kegiatan]

Teori-Teori Komunikasi
Teori komunikasi dari Wilbur Schram :
Adanya komunikator (sender) dan komunikan  (receiver), pesan (message) dan frame of reffrence (kerangka pemikiran seseorang)
Teori Komunikasi Jack Duncan :
Adanya attention, understanding, acceptence atau ada kesediaan menerima komunikan dan action  atau respon positif
Teori Komunikasi Joseph A Devito :
Adanya keterbukaan (openess), kesamaan (equality), empati (empathy), dukungan (supportif) dan positif (positiveness )
H. E. Gulley(1968), komunikasi didefinisikan :
“Secara harfiah komunikasi berarti membuat sama, yakni menciptakan dalam pikiran si penerima sebuah ide atau citra yang sama dengan yang ada pada pikiran si pengirim.”
Carl  I. Hovland mendefinisikan bahwa :
Komunikasi adalah proses mengubah perilaku orang lain [communication is the process to modify the behavior of other individuals]
Harol D. Laswell mengatakan bahwa komunikasi adalah solusi terbaik dlm menjawab pertanyaan :
WHO SAYS WHAT IN WHICH CHANNEL TO  WHOM WITH  WHAT EFFECT ?
Paradigma tsb menunjukkan bahwa komunikasi meliputi 5 unsur sebagai jawaban dari pertanyaan, yakni :
• Komunikator = who [communicator, source, sender]
• Pesan = says what [message]
• Media = in which channel [channel, media]
• Komunikan = to whom [communicant, communicatee, reciever, recipient]
• Efek = what effect [effect, impact, influence]
Artinya ®  :
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu.

Tujuan dan Fungsi Komunikasi
Tujuan Komunikasi
- Perubahan sikap [attitude change]
-           Perubahan pendapat [opinion change]
-           Perubahan perilaku [behaviour change]
-          Perubahan sosial [social change]
Fungsi Komunikasi
        Menyampaikan informasi/penyebaran [to inform]
        Mendidik [to educate]
        Menghibur [to entertain]
        Mempengaruhi [to influence]

Hambatan  Komunikasi
1. Hambatan Teknis
Merupakan keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi.
Menurut Cruden dan Sherman, jenis hambatan teknis komunikasi adalah :
# Tidak adanya rencana atau prosedur kerja yg jelas.
#  Kurangnya informasi atau penjelasan.
#  Kurangnya ketrampilan membaca informasi.
#  Pemilihan media [saluran] yang kurang tepat.

2. Hambatan Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau  ide secara efektif. Definisi semantik adalah tafsiran arti kata.

3. Hambatan Manusiawi
Terjadi karena adanya faktor emosi dan prasangka pribadi, persepsi, kecakapan atau ketidakcakapan serta kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat pancaindera seseorang.
Menurut Cruden dan Sherman, jenis hambatan manusiawi adalah :
- Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia.
Perbedaan persepsi, perbedaan umur, perbedaan keadaan emosi, ketrampilan mendengarkan, perbedaan status, pencairan informasi, penyaringan informasi.
- Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam komunikasi.

Gangguan  pada  Proses  Komunikasi
- Environment distortion, atau ada gangguan dari lingkungan.
- Experience by pass, atau berbicara tanpa memperhitungkan pengalaman komunikan.
- Use of technical term, atau berbicara dengan menggunakan istilah-istilah yang kurang dimengerti oleh komunikan.
- Status gap, atau ada perbedaan jabatan / kedudukan yang  terlalu  jauh antara komunikator dengan komunikan.

Tipe Tipe Kepribadian


Tipe-tipe Kepribadian

EKSTROVER
SANGUINIS                                                                                                                                            
POPULER                                                                
SELALU GEMBIRA                                       
 OPTIMIS            
KOLERIS
MAUNYA CARA SENDIRI
KUAT
MUDAH TERSINGGUNG

INTROVER
PLEGMATIS
DAMAI                                           
SEMPURNA
MAUNYA MUDAH                           
MELANKOLIS
MAUNYA BENAR
TAK ACUH                                        
TELITI
                                                                                         
n  Temperamen = sifat dasar, tingkah laku yang dipengaruhi DNA (gen pembawa sifat), sikap/tingkah laku yang ditunjukkan pada waktu situasi normal.
n  Karakter = respon/tingkah laku yang ditunjukkan pada waktu ditekan atau ditinggikan.
n  Kepribadian (personality) = sikap/tingkah laku yang ditunjukkan pada waktu di depan orang  lain.
Karakteristik tipe Ekstrover:
Ø  Terbuka.
Ø  Lebih senang tindakan daripada wacana, tidak suka “NATO” (No Action Talk Only), “NACO” (No Action Concept Only) dan “NADO” (No Action Dream Only).
Ø  Suka berteman.
Ø  Banyak bicara (“bawel”).
Ø  Lebih suka bertindak dulu dan berpikir kemudian. Lebih menyukai hal-hal bersifat sosial, tidak kaku, dan santai.
Gaya komunikasi dengan tipe Ekstrover:
Ø  Dahulukan berbicara langsung (face to face) , bukan tertulis.
Ø  Jawab pertanyaan, komentar dengan segera.
Ø  Sambut ajakan mereka.
Ø  Pastikan/konfirmasikan kesepakatan yang sudah dicapai sebelum mengakhiri komunikasi
Ø  Jika melakukan komunikasi bisnis, jangan langsung membicarakan hal-hal bisnis.
Ø  Utamakan kehangatan dan keceriaan.


Karakteristik tipe Introver:
Ø  Tertutup.
Ø  Suka bekerja dalam keheningan.
Ø  Lebih suka berpikir dengan hati-hati lebih dahulu sebelum bertindak.
Ø  Lebih suka bekerja dengan rasio daripada emosi.
Ø  Lebih suka menghasilkan karya nyata daripada banyak bicara.
Ø  Serius dan kritis.
Gaya komunikasi dengan tipe Introver:
Ø  Sampaikan pesan secara tertulis, baru bicara.
Ø  Pilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan tema pembicaraan.
Ø  Berikan waktu yang cukup untuk berpikir.
Ø  Berkomunikasi dengan memperhatikan privasi.
Ø  Lakukan pendekatan dengan lembut.
Ø  Perbanyak wacana ilmiah daripada sosial.
Ø  Berikan pujian hanya jika diperlukan.
Ø  Bersikap sabar.


Karakteristik tipe Sanguinis:
Ø  Semangat.
Ø  Suka bicara.
Ø  Humoris.
Ø  Punya ingatan yang kuat terhadap warna.
Ø  Ekspresif.
Ø  Emosional.
Ø  Periang.
Ø  Hidup di masa sekarang.
Ø  Mudah diubah.
Gaya komunikasi dengan tipe Sanguinis:
Ø  Berbicara dengan semangat dan antusias.
Ø  Gunakan kata-kata motivasional.
Ø  Gunakan kata-kata positif
Ø  Gunakan gambar dan ilustrasi.
Ø  Berikan pujian.
Ø  Bangun kehangatan/persahabatan.
Ø  Hindari mempersoalkan hal-hal rinci.
Ø  Ikuti alur pembicaraan mereka.
Ø  Tampilkan bahasa tubuh yang semangat.


Karakteristik tipe Koleris:
Ø  Tegas.
Ø  Cepat menilai situasi, cepat tanggap.
Ø  Aktif, dinamis.
Ø  Berkemauan kuat.
Ø  Dapat memimpin orang lain.
Ø  Tidak emosional dalam bertindak.
Ø  Tidak mudah patah semangat.
Ø  Bebas, mandiri.
Ø  Mempunyai keyakinan.
Gaya komunikasi dengan tipe Koleris:
Ø  Bicara dengan tegas dan tepat, tidak plin-plan.
Ø  Bersikap rasional.
Ø  Berbicara sistematis.
Ø  Hindari kata-kata seperti “mungkin”, “barangkali”.
Ø  Berbicara berdasarkan data dan fakta.
Ø  Berikan kesempatan mereka menyampaikan pokok-pokok pikiran mereka secara tuntas.
Ø  Berikan pujian seperlunya.


Karakteristik tipe Melankolis:
Ø  Cenderung pemurung.
Ø  Tertutup dan introspektif.
Ø  Lebih mengutamakan pikiran dan perasaan sebelum berkata dan bertindak.
Ø  Teliti, analitis.
Ø  Serius, tekun, gigih.
Ø  Perfeksionis.
Ø  Suka hal-hal rinci.
Ø  Perasa terhadap orang lain.
Gaya komunikasi dengan tipe Melankolis:
Ø  Gunakan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ø  Hindari senda gurau yang berlebihan.
Ø  Berikan waktu untuk berpikir.
Ø  Hindari raut wajah bosan.
Ø  Berikan kesempatan untuk menyampaikan kerangka berpikir secara total.
Ø  Kendalikan keinginan untuk berbicara terlalu banyak.


Karakteristik tipe Plegmatis:
Ø  Tenang.
Ø  Suka damai/menghindari konflik.
Ø  Rendah hati, low profile.
Ø  Sabar.
Ø  Konsisten.
Ø  Cermat.
Ø  Dapat mengendalikan emosi.
Ø  Dapat menjadi mediator.
Gaya komunikasi dengan tipe Plegmatis:
Ø  Berbicara tenang, tidak terburu-buru.
Ø  Bicara dengan volume sedang.
Ø  Tidak perlu terlalu berapi-api.
Ø  Berikan waktu untuk berpikir.
Ø  Konsisten dalam kata-kata.
Ø  Hindari membicarakan gosip dan topik-topik “berbau konflik”.
Ø  Tegaskan keputusan dan kesepakatan yang telah dicapai dalam pembicaraan.